Daftar Disini
Ask, Me!

MUBES Himpunan Mahasiswa Informatika FTI UNIBI Jadi Forum Tertinggi Perumusan Arah Organisasi

Diunggah 21 April 2026

Bandung — Himpunan Mahasiswa Informatika, Fakultas Teknologi dan Informatika, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI), menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) sebagai forum tertinggi organisasi untuk merumuskan, memperkuat, dan menegaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai fondasi utama arah gerak kelembagaan mahasiswa.

Pelaksanaan MUBES ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen organisasi mahasiswa terhadap tata kelola yang tertib, demokratis, adaptif, dan berkelanjutan. Bagi Himpunan Mahasiswa Informatika, MUBES bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang konstitusional untuk menyampaikan aspirasi, mengevaluasi dinamika organisasi, serta menyusun pijakan aturan yang menjadi dasar jalannya organisasi ke depan.

Sebagai organisasi mahasiswa di tingkat program studi, Himpunan Mahasiswa Informatika memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai wadah representasi mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang pembinaan kepemimpinan, penguatan identitas keilmuan, serta pengembangan kapasitas akademik dan non-akademik. Dalam konteks tersebut, AD/ART menjadi pedoman penting untuk memastikan organisasi berjalan secara sehat, jelas, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Ketua Program Studi Informatika UNIBI, Elia Setiana, S.Kom., M.T., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan MUBES sebagai bagian dari proses pembelajaran organisasi yang matang di lingkungan kemahasiswaan. Menurutnya, forum seperti ini penting karena mahasiswa tidak hanya belajar aktif berorganisasi, tetapi juga belajar memahami tata kelola, tanggung jawab kelembagaan, serta proses musyawarah yang sehat.

“Musyawarah Besar merupakan forum tertinggi organisasi yang memiliki peran penting dalam merumuskan AD/ART sebagai fondasi jalannya Himpunan Mahasiswa Informatika. Kami memandang kegiatan ini bukan hanya sebagai agenda formal organisasi, tetapi juga sebagai proses pembelajaran kepemimpinan, kedewasaan berpikir, dan tanggung jawab kolektif mahasiswa dalam menjaga marwah organisasinya. Program Studi Informatika tentu mendukung penuh agar mahasiswa mampu membangun organisasi yang tertib, progresif, dan berkelanjutan,” ujar Bu Elia.

Kegiatan ini juga dihadiri dan dikawal penuh oleh Koordinator Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Kealumnian, Marwondo, S.T., M.Kom. Kehadiran beliau menjadi wujud nyata dukungan institusi dalam memastikan bahwa proses organisasi mahasiswa berjalan dengan baik, terarah, dan tetap mengedepankan nilai pembinaan.

Dalam sambutannya, Marwondo menegaskan bahwa Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) bukan sekadar organisasi administratif, melainkan bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi. HMPS berfungsi sebagai wadah representasi mahasiswa, laboratorium kepemimpinan, penguat identitas keilmuan, sekaligus miniatur tata kelola organisasi yang melatih mahasiswa memahami perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan akuntabilitas kelembagaan.

Ia juga menekankan bahwa Musyawarah Besar harus dipandang sebagai forum kedaulatan tertinggi mahasiswa dalam organisasi. Melalui forum inilah arah kebijakan, legitimasi aturan, evaluasi kepengurusan, dan regenerasi kepemimpinan dibangun secara kolektif melalui musyawarah yang dewasa, tertib, dan substantif.

“Kami berharap Musyawarah Besar ini menjadi ruang yang dewasa, tertib, dan produktif bagi mahasiswa untuk merumuskan AD/ART organisasi secara serius dan bertanggung jawab. Forum ini sangat penting karena dari sinilah fondasi kelembagaan dibangun. Ketika dasar organisasinya kuat, maka proses kaderisasi, program kerja, dan keberlanjutan kepemimpinan juga akan berjalan lebih baik. Karena itu, MUBES harus dijaga sebagai forum strategis yang mencerminkan kematangan organisasi mahasiswa,” ungkap Marwondo.

Pelaksanaan MUBES ini menunjukkan bahwa pembinaan organisasi mahasiswa membutuhkan sinergi yang kuat antara mahasiswa, program studi, dan unsur pimpinan yang membidangi kemahasiswaan. Sinergi tersebut penting agar mahasiswa memiliki ruang bertumbuh yang sehat dalam membangun kelembagaan yang tertib, relevan, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Program Studi Informatika FTI UNIBI memandang organisasi kemahasiswaan sebagai wahana penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir sistematis, berkomunikasi, bermusyawarah, berkolaborasi, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, forum seperti MUBES layak diapresiasi sebagai bagian dari proses pendidikan tinggi yang utuh.

Melalui Musyawarah Besar ini, Himpunan Mahasiswa Informatika FTI UNIBI diharapkan mampu melahirkan rumusan AD/ART yang semakin kuat, jelas, dan adaptif sebagai pedoman dalam menjaga kesinambungan organisasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mendorong tumbuhnya iklim kemahasiswaan yang aktif, kritis, dan konstruktif.

Pengunjung : 0