Daftar Disini
Ask, Me!
Fakultas Kami

UNIBI menyediakan berbagai pilihan program studi yang tersebar di berbagai fakultas untuk mendukung pengembangan akademik dan profesional mahasiswa. Setiap fakultas dirancang untuk memberikan pendidikan yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan ilmu pengetahuan global.

APA YANG BARU?

...
PRODI INFORMATIKA UNIBI SAMBUT SEMESTER BARU DENGAN SEMANGAT “BUILD THE FUTURE WITH TECHNOLOGY”

Dari Kode Menjadi Solusi, Dari Inovasi Menjadi Dampak Bandung, 8 September 2026 — Program Studi Informatika Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) menyambut semester baru dengan semangat memperkuat kualitas pembelajaran, inovasi teknologi, serta kesiapan mahasiswa menghadapi perkembangan industri digital yang semakin dinamis. Mengusung semangat “Build the Future with Technology: Dari Kode Menjadi Solusi, Dari Inovasi Menjadi Dampak”, Prodi Informatika UNIBI menegaskan komitmennya untuk membangun generasi yang tidak hanya mampu memahami teknologi, tetapi juga mampu menciptakan, mengembangkan, dan mengimplementasikan teknologi untuk menyelesaikan berbagai persoalan nyata. Persiapan semester baru dilakukan melalui koordinasi akademik bersama jajaran dosen sebagai upaya menyelaraskan strategi pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, pemanfaatan teknologi terkini, serta kebutuhan dunia industri dan masyarakat. Informatika Bukan Sekadar Belajar Coding Ketua Program Studi Informatika UNIBI, Elia Setiana, S.Kom., M.T., menyampaikan bahwa pembelajaran Informatika harus mampu membawa mahasiswa melampaui kemampuan teknis pemrograman. “Coding adalah salah satu alat, bukan tujuan akhir. Mahasiswa Informatika harus memahami bagaimana teknologi dirancang untuk menyelesaikan masalah. Kami ingin mereka mampu berpikir komputasional, membangun algoritma, menciptakan sistem, kemudian menghasilkan solusi yang benar-benar dapat digunakan dan memberikan manfaat.” Perkembangan Artificial Intelligence, Machine Learning, Data Science, Cybersecurity, Software Engineering, Cloud Computing, Internet of Things, dan berbagai teknologi digital lainnya telah membuka peluang sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi lulusan Informatika. Karena itu, mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan kemampuan teknis, tetapi juga critical thinking, computational thinking, creativity, collaboration, problem solving, serta kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Dari Algoritma Menuju Solusi Nyata Sekretaris Program Studi Informatika UNIBI, Venia Restreva Danestiara, S.Si.Kom., M.Sc., M.Si., menekankan pentingnya membangun pengalaman belajar yang mendorong mahasiswa untuk bereksperimen, menciptakan karya, serta mengembangkan portofolio sejak masa perkuliahan. “Mahasiswa perlu memiliki ruang untuk mencoba, membangun, melakukan kesalahan, memperbaiki, lalu menciptakan sesuatu yang lebih baik. Pembelajaran Informatika harus membuat mahasiswa terbiasa mengubah pengetahuan menjadi karya dan karya menjadi solusi.” Semangat tersebut akan terus diperkuat melalui project-based learning, studi kasus, riset, pengembangan perangkat lunak, eksplorasi teknologi, kompetisi, kolaborasi, dan pengembangan produk digital. Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menjawab pertanyaan: “Bagaimana teknologi ini bekerja?” tetapi juga mampu menjawab: “Masalah apa yang dapat diselesaikan dengan teknologi ini?” dan yang lebih penting: “Solusi apa yang dapat saya bangun?” Membangun Generasi Digital Innovator Prodi Informatika UNIBI ingin membangun mahasiswa dengan karakter digital innovator. Generasi yang tidak hanya menunggu teknologi baru hadir, tetapi memiliki keberanian untuk ikut menciptakannya. Mahasiswa diarahkan untuk mampu berkembang sebagai: Software Engineer, AI Engineer, Data Scientist, Cybersecurity Specialist, Cloud Engineer, Mobile Developer, Web Developer, Game Developer, Researcher, Technology Consultant, hingga Technology Entrepreneur. Namun di balik berbagai profesi tersebut terdapat satu kompetensi fundamental yang ingin terus dibangun: kemampuan menggunakan ilmu Informatika untuk menciptakan solusi. LEARN → CODE → CREATE → INNOVATE → IMPACT Lima tahapan tersebut menjadi semangat pembelajaran Prodi Informatika UNIBI dalam menyongsong semester baru. Learn, karena inovasi dimulai dari kemauan untuk terus belajar. Code, karena gagasan perlu diterjemahkan menjadi teknologi. Create, karena pengetahuan harus melahirkan karya. Innovate, karena karya harus terus dikembangkan menjadi solusi yang lebih baik. Dan Impact, karena teknologi terbaik adalah teknologi yang mampu memberikan manfaat bagi manusia dan kehidupan. Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Menjadi Kunci Persiapan semester baru juga menjadi momentum bagi seluruh dosen untuk menyatukan visi pembelajaran. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa diharapkan mampu membentuk ekosistem akademik yang lebih eksploratif, produktif, inovatif, dan dekat dengan perkembangan industri teknologi. Ruang kelas tidak lagi hanya menjadi tempat transfer pengetahuan. Ruang kelas harus berubah menjadi ruang eksperimen, ruang penciptaan, dan ruang lahirnya inovasi. “Kami ingin mahasiswa Informatika UNIBI memiliki keberanian untuk membangun. Tidak hanya mempelajari teknologi yang sudah ada, tetapi suatu saat mampu menciptakan teknologi yang digunakan oleh orang lain.” Memasuki semester baru, Prodi Informatika Fakultas Teknologi dan Informatika UNIBI optimistis untuk terus memperkuat kualitas pendidikan Informatika yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui semangat: BUILD THE FUTURE WITH TECHNOLOGY Dari Kode Menjadi Solusi, Dari Inovasi Menjadi Dampak Prodi Informatika UNIBI mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan semester baru sebagai momentum untuk belajar lebih dalam, bereksperimen lebih berani, berkarya lebih nyata, dan menciptakan inovasi yang member

...
PRODI SISTEM INFORMASI UNIBI MENYONGSONG SEMESTER BARU DENGAN SEMANGAT “JADI TECHNOPRENEUR MASA DEPAN”

Dari Ide Menjadi Dampak: Membangun Generasi Sistem Informasi yang Adaptif, Inovatif, dan Berjiwa Entrepreneur Bandung, 1 September 2026 — Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi dan Informatika Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) mempersiapkan semester baru dengan membawa semangat baru dalam proses pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta penguatan budaya inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi. Mengusung semangat “Jadi Technopreneur Masa Depan: Dari Ide Menjadi Dampak”, Prodi Sistem Informasi UNIBI mendorong proses pendidikan yang tidak berhenti pada penguasaan teori dan teknologi, tetapi diarahkan pada kemampuan mahasiswa untuk mengidentifikasi masalah, melahirkan ide, membangun solusi digital, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha. Persiapan semester baru diawali melalui koordinasi dan konsolidasi akademik bersama para dosen. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk menyelaraskan proses pembelajaran, strategi pengajaran, pengembangan proyek mahasiswa, serta kebutuhan kompetensi di tengah perubahan teknologi dan dunia industri yang semakin cepat. Sistem Informasi: Bukan Hanya Belajar Teknologi Ketua Program Studi Sistem Informasi UNIBI, Titan Parama Yoga, S.Kom., M.Kom., menegaskan bahwa mahasiswa Sistem Informasi perlu memiliki kemampuan yang lebih luas daripada sekadar memahami bagaimana teknologi bekerja. “Kami ingin mahasiswa Sistem Informasi mampu melihat teknologi sebagai alat untuk menyelesaikan persoalan. Mereka harus berani menemukan masalah, menggali peluang, kemudian mengubah sebuah ide menjadi solusi dan karya yang memiliki nilai. Inilah semangat yang ingin kami bangun melalui konsep Dari Ide Menjadi Dampak.” Perkembangan kecerdasan artifisial, analitik data, transformasi digital, cloud computing, bisnis digital, dan berbagai teknologi baru telah mengubah kebutuhan kompetensi lulusan perguruan tinggi. Karena itu, proses pembelajaran perlu semakin dekat dengan persoalan nyata dan kebutuhan pengguna. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menjadi pengguna teknologi, tetapi didorong berkembang menjadi problem solver, system analyst, digital innovator, business technologist, hingga technopreneur yang mampu menciptakan peluang melalui pemanfaatan teknologi informasi. Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Nyata Sekretaris Program Studi Sistem Informasi UNIBI, Acep Hendra, S.T., M.Kom., menyampaikan bahwa filosofi “Dari Ide Menjadi Dampak” diharapkan menjadi cara berpikir mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan. “Ide yang baik tidak seharusnya berhenti menjadi tugas kuliah atau presentasi di kelas. Mahasiswa perlu dilatih untuk mengeksekusi gagasannya, menguji solusi, menerima umpan balik, kemudian mengembangkannya menjadi sesuatu yang benar-benar dapat digunakan. Teknologi harus menghadirkan manfaat. Karena itu, kami ingin membangun kultur dari learning, menuju creating, lalu menghasilkan impact.” Pendekatan tersebut akan terus diperkuat melalui pembelajaran berbasis proyek, studi kasus, pemecahan masalah, kolaborasi, pengembangan produk digital, riset, serta berbagai aktivitas yang mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Dengan demikian, ruang kelas bukan menjadi tujuan akhir pembelajaran, melainkan menjadi laboratorium lahirnya berbagai gagasan dan inovasi. Menumbuhkan DNA Technopreneur Semangat technopreneur tidak semata-mata dimaknai sebagai kewajiban setiap mahasiswa untuk mendirikan perusahaan. Lebih dari itu, mahasiswa dibangun agar mempunyai karakter seorang inovator: kritis melihat masalah, kreatif mencari solusi, adaptif terhadap perubahan, berani bereksperimen, mampu berkolaborasi, serta memiliki keberanian untuk mengeksekusi gagasan. Kompetensi teknologi kemudian dipadukan dengan pemahaman proses bisnis dan kemampuan manajerial yang menjadi karakter penting keilmuan Sistem Informasi. Dengan kombinasi tersebut, lulusan diharapkan mampu mengambil berbagai peran strategis di era transformasi digital, baik sebagai profesional teknologi dan bisnis maupun sebagai pencipta solusi dan usaha berbasis teknologi. IDE → INOVASI → EKSEKUSI → DAMPAK Empat kata tersebut menjadi spirit yang dibawa Prodi Sistem Informasi UNIBI dalam memasuki semester baru. Ide, karena setiap perubahan dimulai dari sebuah gagasan. Inovasi, karena gagasan perlu diterjemahkan menjadi solusi. Eksekusi, karena inovasi tidak akan memberikan manfaat apabila berhenti pada konsep. Dan Dampak, karena teknologi terbaik adalah teknologi yang mampu memberikan nilai bagi manusia, organisasi, bisnis, dan masyarakat. Memasuki semester baru, Prodi Sistem Informasi UNIBI optimistis membangun ekosistem akademik yang semakin kolaboratif dan relevan dengan perkembangan zaman. “Kami tidak hanya ingin mahasiswa lulus membawa ijazah. Kami ingin mereka lulus membawa kompetensi, pengalaman, portofolio, keberanian berkarya, dan pola pikir untuk menciptakan dampak.” Melalui semangat “Jadi Technopreneur Masa Depan — Dari Ide Menjadi Dampak”, Prodi Sistem Informasi UNIBI mengajak seluruh dosen dan mahasiswa memasuki semester baru bukan sekadar sebagai dimulainya kembali aktivitas perkuliahan, tetapi sebagai awal dari lahirnya ide-ide baru, karya baru, dan dampak baru.

LOKASI KAMI