BANDUNG, 26 Februari 2026 – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) sukses menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Eksternal secara daring pada Kamis (26/02). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam merancang draf awal Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) untuk tahun akademik 2026-2027 agar lulusan lebih adaptif terhadap ekosistem industri kreatif.
Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain UNIBI, Bapak Diwan Setiawan, S.Ds., M.Sn., serta dihadiri oleh jajaran pakar dan praktisi terkemuka:
Asosiasi: Bapak Dr. Intan Rizky Mutiaz, M.Ds. (Ketua Umum ASPRODI DKV Indonesia) dan Ibu Dr. R.A. Dita Saraswati P.P., S.Ds., M.Ds. (ADGI) .
Industri (DuDi): Mas Rizal Kasim, S.Kom. (Pinasthika) dan Mas Hadi Sadikin Rachmat, S.E. (Torch) .
Pengguna Lulusan: Kang Gilang Mustofa, S.Sn. (Shafira) dan Kang Febriandi Dimas, S.Tr.Sn. (Pantau Digital) .
FGD ini menitikberatkan pada evaluasi kurikulum sebelumnya dan penyesuaian kompetensi mahasiswa agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi serta konten digital saat ini.
Adapun susunan Acara FGD Eksternal:
Pembukaan : Sambutan oleh Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain UNIBI.
Pemaparan Kurikulum Lama : Evaluasi kurikulum MBKM dan data tracer study oleh Kaprodi DKV UNIBI, Ibu Citra Kemala Putri, S.Sn., M.Ds..
Perspektif Asosiasi : Paparan mengenai standar pembekalan kurikulum OBE oleh ASPRODI DKV Indonesia dan ADGI Bandung.
Tanggapan Industri & Pengguna Lulusan : Masukan mengenai kompetensi lulusan dari Pinasthika, Torch, Shafira, dan Pantau Digital.
Sesi Diskusi: Tanya jawab antara narasumber dengan dosen tetap DKV UNIBI.
Kesimpulan & Penutup: Penyampaian poin penting draf kurikulum dan penutupan resmi oleh Kaprodi DKV.
Melalui diskusi ini, DKV berkomitmen menyusun kurikulum baru yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil kerja nyata. Pemutakhiran ini diharapkan mampu mencetak desainer yang tidak hanya kreatif secara visual, namun juga solutif dan berdampak.